Langsung ke konten utama

4 Kedai Kopi Lokal Asik Buat Nongkrong di Kawasan Kuliner Jalan Sabang, Jakarta Pusat

Kopi merupakan salah satu minuman favorit bagi orang Indonesia. Maklum saja, Indonesia memang menjadi salah satu produsen kopi terbesar di dunia, sehingga tak heran jika banyak warung kopi bertebaran diberbagai tempat. Sehingga, kebiasaan “nongkrong” di warung kopi seolah juga menjadi budaya yang sudah turun temurun.

Bahkan, terkadang warung kopi di beberapa daerah dijadikan tempat untuk bermusyawarah atau sekadar nonton bareng pertandingan sepak bola. Kini, seiring perkembangan zaman, warung kopi pun mulai naik kelas, khususnya di ibukota. Jika dulu warung kopi hanya dihampiri oleh kalangan menengah ke bawah, tak demikian dengan di Jakarta. Di daerah Jakarta Pusat misalnya, terdapat satu daerah yang didonimanisi dengan warung kopi.
 4-kedai-kopi-lokal-asik-buat-nongkrong
Tepatnya di Jalan Agus Salim atau biasa disebut kawasan kuliner Jalan Sabang. Di kawasan yang sering didatangi para turis itu, memiliki beragam jenis warung kopi. Menariknya, semua kedai kopi yang dijumpai di kawasan ini asli dimiliki oleh orang Indonesia. Jadi, untuk untuk para pecinta kopi, lokal khususnya wajib mendatangi kawasan ini dan mencoba sensasi baru menikmati minuman berwarna hitam itu.

Selain tempat yang nyaman, kedai kopi di kawasan ini juga menyediakan makanan dan minuman yang sangat enak. Tak sampai disitu, untuk “nongkrong” di kedai-kedai kopi tersebut juga tak perlu merogoh kocek yang sangat dalam. Lalu, mana saja kedai kopi yang wajib di datangi oleh para pelancong dan juga pecinta kopi? Berikut ulasannya:

Kedai Kopi Oey

Kedai Kopi Oey didirikan oleh Bondan Winarno di Jl. Haji Agus Salim 18 Jakarta Pusat pada tahun 2009 silam denga Kopitiam Oey. Kopitiam berasal dari kata kafe tien dalam dialek Hokkien yang berarti "warung kopi". Namun, nama tersebut kemudian diganti lantaran sudah digunakan ileh salah satu perusahaan dalam negeri dan mendapatkan pengesahan dari Kementrian Hukum dan HAM RI. Dengan alasan pertimbangan hukum serta kemungkinan somasi dari pemilik hak paten akhirnya nama tersebut diganti menjadi "Kopi Oey".

Sesuai dengan namanya, Kopi Oey, kopi merupakan salah satu menu andalan yang ditawarkan kepada para pengunjung. Tak hanya satu jenis, kedai ini menawarkan hampir semua jenis kopi yang ada di Indonesia, mulai dari Aceh hingga Toraja. Tak hanya itu, kedai kopi yang sudah tersebar hampir di seluruh Indonesia ini juga memiliki beberapa menu andalah di setiap cabangnya. Namun, untuk di Jalan Sabang menu andalan Kopi Oey adalah Nasi Rames, Lontong Cap Gomeh, Gado-Gado Bonbin, BEDJO (Bebek Ketemoe Jodoh) dan Sop Ikan Sabang.

Selain makanan dan minuman yang enak, suasana dari kedai kopi ini juga sangat asyik untuk berkumpul dengan rekan kerja atau sahabat. Sesuai dengan namanya, kesan hokkien tempo dulu sangat kental di kedai ini. Mulai dari interior hingga alat makan yang digunakan pun sesuai dengan konsepnya. Harga untuk menikmati makanan disini juga cukup terjangkau mulai dari rp.20ribu-an untuk makanan dan minuman.

Dre’s Kopitiam

Dre’s kopitiam yang beralamat di Jl. H. Agus Salim No.23 didirikan atas kecintaan pemiliknya terhadap kopi lokal. Mulai dari biji kopi, pembuatan dan cara meminumnya. Salah satu ciri khas dari kedai kopi ini adalah adalah cara penyajian kopi tubruknya yang dibuat dan dinikmati  dengan cara tradisonal, yaitu diseruput dari piring tatakannya yang kenikmatannya diatas menenggak espresso.

Tak hanya itu, Dre’s Kopitiam juga menyajikan makanan tradisional, seperti Urap, Nasi Ulam dan Ketan Susu yang saat ini sudah mulai sulit dicari orang. Sementara untuk konsep kedainya, Dre’s Kopitiam memberikan suasan “homey” atau rumahan. Seperti yang terlihat dalam alat makan yang disajikan dan juga interior yang ada di  cafĂ© tersebut.

Untuk harga, Dre’s Kopitiam tentu saja membanderol dengan terjangkau. Untuk makanan disini mulai dari rp.12ribu-an hingga rp.30rb-an untuk makanan dan minuman. Pelayanan di Dre’s Kopitiam juga cukup ramah dan sangat membantu.

Sabang 16 Kopi dan Roti Sari Kaya

Bagi para pecinta kopi dan roti sarikaya di Jakarta, pasti sudah tak asing dengan nama Sabang 16 yang berada di Jalan Agus Salim No.16 merupakan kafe milik Timothy Marbun-news anchor Kompas TV- ini memang cukup popular di banyak kalangan. Pasalnya, kedai ini menawarkan panganan yang cukup unik untuk sebuah warung kopi yang dapat dikatakan kelas atas itu.

Ide membuat kedai ini berawal setelah Tim-biasa Timothy Marbun disapa- berjalan bersama Dompis, dan Rosliwati Marbun (ibunda Tim) pulang dari Sumatra Utara. Tim yang kesulitan mencari jajanan khas kampung halamannya, Roti Sarikaya dan Kopi Hitam khas daerah setempat akhirnya memutuskan untuk membuka kedai Sabang 16 untuk mengobati rasa rindunya.

Kedai Sabang 16 yang berada di jalan Sabang memang terbilang cukup kecil, tetapi tempat ini sangat asyik untuk berkumpul. Selain memberikan atmosfer yang sangat nyaman, kedai ini juga memiliki satu tempat khusus untuk para perokok. Selain itu, harga yang dibanderol untuk secangkir kopi dan Roti Sarikaya juga cukup murah. Untuk satu gelas Kopi dibanderol mulai dari rp.20ribu dan untuk makanan dibanderol mulai dari rp.12ribu. Harga yang cukup terjangkau untuk sebuah warung kopi yang sangat nyaman.

Saudagar Kopi

Warung kopi berikutnya yang wajib didatangi adalah Saudagar Kopi yang berada di Jalan Haji Agus Salim No.26F. Kedai yang masih berada di kawasan kuliner Jalan Sabang ini memang cukup unik. Para pembeli yang datang akan langsung melihat barista yang sedang meracik biji kopi di depan pintu masuk, layaknya kedai kopi yang berasal dari luar negeri. Tak sampai disitu, kedai Saudagar Kopi juga cukup nyaman, terdiri dari dua area smoking yang berada dibagian dalam dan non smoking yang berada di luar kedai.

Selain memiliki tempat yang sangat nyaman dan tenang, Saudagar Kopi juga menyediakan cukup banyak jenis kopi mulai dari lokal hingga internasional. Namun, untuk yang bukan pecinta kopi bukan berarti tak bisa menghabiskan waktu disini, Saudagar Kopi juga menyediakan berbagai pilihan minuman non coffee, seperti green tea latte, coklat dan berbagai jenis teh.

Hampir sama dengan kebanyakan kedai kopi, Saudagar Kopi juga memiliki banyak menu makanan berat dan cemilan yang sangat enak. Salah satu yang menjadi andalannya adalah Pisang Tempura dan Apple Tart untuk cemilan. Sementara untuk makanan berat, Saudagar Kopi merekomendasikan Soto Betawi dan Ayam Saudagar untuk dicoba.

Untuk menghabiskan waktu bersama kerabat di Saudagar Kopi, Anda tak perlu khawatir, karena harga yang dibanderol cukup terjangkau, yaitu mulai rp.7ribu untuk minuman, rp.18ribu untuk cemilan dan rp.25 ribu untuk satu porsi makanan. Selain itu, Saudagar Kopi juga memberikan layanan gratis WiFi untuk para pengunjung.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berani Bermimpi

Chelsea Islan Bekerja Sama dengan WVI dan JNE Bantu Pendidikan Anak Papua Melalui Distribusi Buku dan Perlengkapan Sekolah Lewat kampanye #BeraniMimpi yang diadakan oleh Wahana Visi Indonesia (WVI), yayasan kemanusiaan Kristen yang bekerja untuk membawa perubahan berkelanjutan pada kehidupan anak, keluarga dan masyarakat yang hidup dalam keterbatasan tanpa membedakan latar belakang agama, ras, suku dan jender, bersama aktris Chelsea Islan turut serta mendukung kemajuan pendidikan anak Papua.

Dalam kampanye #BeraniMimpi ini, Chelsea Islan didaulat menjadi ambasador sejak bulan Juni 2017 lewat pembangunan ‘Honai Belajar Anak’ di Desa Sapalek, Kabupaten Jayawijaya, Papua. ‘Honai Belajar Anak’ difungsikan sebagai rumah belajar bagi anak-anak di pedalaman Papua untuk belajar bersama dan juga perpustakaan bagi mereka untuk memperoleh lebih banyak pengetahuan dengan membaca. Sebelumnya, anak-anak di Desa Sapalek hanya bisa belajar pada hari Sabtu di ruangan kantor desa karena tidak ada ruanga…
Tidak ada manusia yang sempurna, masing-masing memiliki kekurangan dan kelebihan. Namun, yang membuat manusia “sempurna” adalah bagaimana mereka dapat memaksimalkan kelebihan masing-masing, dan bagaimana mereka memahami serta menerima kekurangan mereka, sehingga mereka dapat mengelolanya dengan baik. Berikut ini adalah beberapa wanita yang terlahir dengan berbagai keunikan, namun mereka tidak membiarkan keunikan tersebut mengganggu kehidupan mereka.

1.Winnie Harlow Model 23 tahun yang berasal dari Kanada ini menderita suatu penyakit yang dikenal dengan vitiligo, yaitu hilangnya warna atau pigmen kulit pada bagian tubuh tertentu. Masa kecil Harlow dipenuhi dengan ejekan dan bulian dari teman-temannya, namun hal ini tidak membuatnya patah semangat dalam mengejar cita-citanya sebagai model. Winnie Harlow yang juga dikenal dengan nama Chantelle-Brown Young sempat menjadi kontestan dalam seri America’s Next Top Model ke-21, ia kini menjalani hidupnya sebagai model profesional, aktivis, da…

5 Desainer Fashion Indonesia yang Sudah Mendunia

Fashion merupakan salah satu bidang industri kreatif yang memiliki potensi tinggi di Tanah Air. Buktinya, tak sedikit perancang busana atau fashion desainer Indonesia yang sudah berhasil menorehkan prestasi di kancah dunia. Selain itu, tak sedikit para perancang busana tersebut juga ikut serta dalam pagelaran busana atau Fashion Week di berbagai negara.

Barli Asmara salah satunya. Karya dari pria kelahiran Bandung, 3 Maret 1978 itu diketahui telah berhasil dipamerkan dalam pagelaran New York Fashion Week. Dalam pagelaran busana kelas dunia itu, Barli Asmara menampilkan 12 koleksi yang dihadirkan dalam berbagai desain.
Lalu, siapa lagi perancang busana Indonesia yang sudah menorehkan karyanya di kancah dunia? Berikut ulasannya.

Tex Saverio Nama Tex Saverio memang kurang terdengar akrab di luar pecinta fashion Indonesia. Namun, nama pria 33 tahun itu mulai menjadi perbincangan sejak karyanya dikenakan oleh penyanyi asal Amerika, Lady Gaga pada saat membintangi iklan parfumenya, Lady Ga…