Tidak ada manusia yang sempurna, masing-masing memiliki kekurangan dan kelebihan. Namun, yang membuat manusia “sempurna” adalah bagaimana mereka dapat memaksimalkan kelebihan masing-masing, dan bagaimana mereka memahami serta menerima kekurangan mereka, sehingga mereka dapat mengelolanya dengan baik.
Berikut ini adalah beberapa wanita yang terlahir dengan berbagai keunikan, namun mereka tidak membiarkan keunikan tersebut mengganggu kehidupan mereka.

1.       Winnie Harlow
Model 23 tahun yang berasal dari Kanada ini menderita suatu penyakit yang dikenal dengan vitiligo, yaitu hilangnya warna atau pigmen kulit pada bagian tubuh tertentu. Masa kecil Harlow dipenuhi dengan ejekan dan bulian dari teman-temannya, namun hal ini tidak membuatnya patah semangat dalam mengejar cita-citanya sebagai model. Winnie Harlow yang juga dikenal dengan nama Chantelle-Brown Young sempat menjadi kontestan dalam seri America’s Next Top Model ke-21, ia kini menjalani hidupnya sebagai model profesional, aktivis, dan juru bicara bagi para penderita kondisi kulit vitiligo. Model keturunan Jamaika ini telah tampil di berbagai cover majalah kenamaan, seperti Elle, Glamour, dan Marie Claire, ia juga menjadi model merk pakaian Desigual yang berpusat di Barcelona bersama dengan salah satu top model Adriana Lima.

2.       Supatra Sasuphan
Gadis 17 tahun asal Thailand yang belum lama ini menikah memiliki kelainan genetik yang dikenal dengan kondisi Ambras Syndrome atau ‘Werewolf Syndrome’. Seperti namanya, manusia yang memiliki kondisi ini memang terlihat seperti werewolf (manusia serigala) karena banyaknya rambut yang tumbuh di tubuhnya, termasuk di wajah. Dengan kondisinya tersebut, Sasuphan berhasil masuk ke Guinness Wolrd Record sebagai gadis yang memiliki rambut terbanyak pada tahun 2010. Faktanya, penyakit ini telah muncul sejak abad pertengahan, namun karena kasus ini jarang terjadi, para dokter masih belum menemukan cara penyembuhannya.

3.       Jyoti Amge
Dilahirkan pada 16 Desember 1993 di India, Jyoti memiliki tinggi badan yang tidak lebih dari rata-rata anak berusia 2 tahun, yaitu 62.8 cm dan memiliki berat badan hanya 5 kg. Perempuan ini memiliki kondisi kerdil yang disebut dengan achondroplasiam, ia tidak akan tumbuh lebih tinggi lagi dari tingginya sekarang. Jyoti juga sempat tercatat sebagai wanita terpendek di dunia dalam Guinness World Record tahun 2011. Jyoti memiliki cita-cita untuk menjadi bintang film, dan justru dengan kondisi tubuhnya, ia berhasil membintangi seri American Horror Story: Freak Show dan film dokumenter ‘Body Shock: Two Foot Tall Teen’ di kanal National Geographic India, selain itu ia juga diundang ke berbagai reality show internasional.

4.       Elisany da Cruz Silva
Berbeda dengan Jyoti yang menderita kekerdilan, wanita asal Brazil yang memiliki tinggi badan 210 cm ini memiliki kondisi gigantisme karena adanya tumor kelenjar otak yang dideritanya. Elisany menerima kondisi tubuhnya dan berusaha untuk memanfaatkan hal itu dengan mencoba peruntungan di dunia modelling. Beberapa waktu yang lalu ia baru saja bertunangan dengan Francinaldo da Silva Carvalho, laki-laki yang telah bersamanya selama 3 tahun. Yang juga banyak menjadi sorotan publik ialah tinggi keduanya yang ‘tidak seimbang’, selisih tinggi Elisany dengan tunangannya adalah sekitar 45 cm. Kendati demikian, keduanya saling mencintai dan menerima kekurangan masing-masing, bahkan Elisany yang menginginkan keturunan mengungkapkan bahwa ia akan mengadopsi jika keadaan fisiknya tidak memungkinkan untuk mengandung.

5.       & 6. Abby Hensel & Brittany Hensel
Kedua wanita ini –literally– tidak dapat terpisahkan karena mereka kembar dengan kondisi yang disebut dengan dichephalic parapagus, atau kembar siam. Mereka memiliki satu tubuh dengan dua kepala. Hal ini tentu membuat aktivitas keduanya terbatas, kendati demikian, mereka berhasil menjalankan aktivitas sehari-hari seperti menyetir mobil, berbelanja, bahkan berenang, dengan lancar. Mereka memiliki 2 SIM yang diperoleh melalui tes. Masing-masing dari kembar siam 27 tahun ini memiliki jantung, paru-paru, organ dalam perut, tulang belakang, dan tulang leher sendiri. Brittany hanya dapat merasakan tubuh bagian kanan, sedangkan Abby hanya dapat merasakan tubuh bagian kiri. Mereka telah meraih gelar dari studi pendidikan di Bethel University pada tahun 2012 dan telah mengajar murid-murid kelas 5 di suatu sekolah umum yang tidak terlalu jauh dari rumah mereka.

Wow, wanita-wanita penuh semangat ini harusnya dapat menginspirasi kita ya. Memang tidak satupun dari kita yang dapat mengingkari takdir, namun bagaimana kita menjalani hidup is what matters more. Seperti diajarkan dalam Islam bahwa Tuhan tidak akan mengubah suatu kaum hingga kaum itu mengubah diri mereka sendiri. So, jika kalian punya kekurangan, despair no more, stay positive, do your best!

Komentar

Postingan Populer