Langsung ke konten utama

Fesyen Indonesia : Kiblat Mode Muslim Dunia (bagian 2)



Lebih spesifik, Indonesia sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia sangat berpotensi menguasai industri fesyen baju muslim dunia. Industri busana muslim diperkirakan menyerap tenaga kerja sebanyak 1,1 juta orang dari total 3,8 juta tenaga kerja industri fesyen.

Saat ini, Indonesia menduduki posisi kelima sebagai pengekspor fesyen baju muslim terbesar di dunia, setelah Bangladesh, Turki, Maroko, dan Pakistan. Sehingga, sangat layak bagi Indonesia untuk dapat menjadi kiblat fesyen baju muslim di dunia pada tahun 2020.

Untuk menjadi pusat mode muslim dunia, ekspor produk muslim didorong untuk menjadi yang tertinggi di dunia. “Kami mengusulkan pemisahan HS untuk produk fesyen baju muslim agar bisa secara pasti mengetahui nilai ekspor dan perbandingannya dengan Bangladesh, Pakistan dan negara lainnya,” tutur Gati.

Gati menyampaikan, pihaknya mendukung upaya IFW 2018 dalam mengangkat industri fesyen baju muslim tanah air sebagai kiblat dunia. Dalam gelaran ini, dihadirkan 1 hall khusus untuk produk busana muslim dari dalam negeri.

Kementerian Perindustrian juga memberikan apresiasi kepada Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) yang telah konsisten mengembangkan industri fesyen. IFW yang telah memasuki tahun ke-7 merupakan kontribusi APPMI dalam peningkatan daya saing sektor ini.

Mengangkat tema Cultural Identity, IFW menghadirkan kain-kain nusantara yang merupakan identitas budaya dan telah menjadi bagian dari produk fesyen Indonesia. Kemenperin memfasilitasi sebanyak 18 booth industri kecil dan menengah yang merupakan binaan Ditjen Industri Kecil dan Menengah (IKM) dan Ditjen Industri Kimia, Tekstil, dan Aneka (IKTA) yang terdiri dari industri fesyen, kain tenun, aksesoris, dan alas kaki. (tamat)



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berani Bermimpi

Chelsea Islan Bekerja Sama dengan WVI dan JNE Bantu Pendidikan Anak Papua Melalui Distribusi Buku dan Perlengkapan Sekolah Lewat kampanye #BeraniMimpi yang diadakan oleh Wahana Visi Indonesia (WVI), yayasan kemanusiaan Kristen yang bekerja untuk membawa perubahan berkelanjutan pada kehidupan anak, keluarga dan masyarakat yang hidup dalam keterbatasan tanpa membedakan latar belakang agama, ras, suku dan jender, bersama aktris Chelsea Islan turut serta mendukung kemajuan pendidikan anak Papua.

Dalam kampanye #BeraniMimpi ini, Chelsea Islan didaulat menjadi ambasador sejak bulan Juni 2017 lewat pembangunan ‘Honai Belajar Anak’ di Desa Sapalek, Kabupaten Jayawijaya, Papua. ‘Honai Belajar Anak’ difungsikan sebagai rumah belajar bagi anak-anak di pedalaman Papua untuk belajar bersama dan juga perpustakaan bagi mereka untuk memperoleh lebih banyak pengetahuan dengan membaca. Sebelumnya, anak-anak di Desa Sapalek hanya bisa belajar pada hari Sabtu di ruangan kantor desa karena tidak ada ruanga…
Tidak ada manusia yang sempurna, masing-masing memiliki kekurangan dan kelebihan. Namun, yang membuat manusia “sempurna” adalah bagaimana mereka dapat memaksimalkan kelebihan masing-masing, dan bagaimana mereka memahami serta menerima kekurangan mereka, sehingga mereka dapat mengelolanya dengan baik. Berikut ini adalah beberapa wanita yang terlahir dengan berbagai keunikan, namun mereka tidak membiarkan keunikan tersebut mengganggu kehidupan mereka.

1.Winnie Harlow Model 23 tahun yang berasal dari Kanada ini menderita suatu penyakit yang dikenal dengan vitiligo, yaitu hilangnya warna atau pigmen kulit pada bagian tubuh tertentu. Masa kecil Harlow dipenuhi dengan ejekan dan bulian dari teman-temannya, namun hal ini tidak membuatnya patah semangat dalam mengejar cita-citanya sebagai model. Winnie Harlow yang juga dikenal dengan nama Chantelle-Brown Young sempat menjadi kontestan dalam seri America’s Next Top Model ke-21, ia kini menjalani hidupnya sebagai model profesional, aktivis, da…

5 Desainer Fashion Indonesia yang Sudah Mendunia

Fashion merupakan salah satu bidang industri kreatif yang memiliki potensi tinggi di Tanah Air. Buktinya, tak sedikit perancang busana atau fashion desainer Indonesia yang sudah berhasil menorehkan prestasi di kancah dunia. Selain itu, tak sedikit para perancang busana tersebut juga ikut serta dalam pagelaran busana atau Fashion Week di berbagai negara.

Barli Asmara salah satunya. Karya dari pria kelahiran Bandung, 3 Maret 1978 itu diketahui telah berhasil dipamerkan dalam pagelaran New York Fashion Week. Dalam pagelaran busana kelas dunia itu, Barli Asmara menampilkan 12 koleksi yang dihadirkan dalam berbagai desain.
Lalu, siapa lagi perancang busana Indonesia yang sudah menorehkan karyanya di kancah dunia? Berikut ulasannya.

Tex Saverio Nama Tex Saverio memang kurang terdengar akrab di luar pecinta fashion Indonesia. Namun, nama pria 33 tahun itu mulai menjadi perbincangan sejak karyanya dikenakan oleh penyanyi asal Amerika, Lady Gaga pada saat membintangi iklan parfumenya, Lady Ga…