Mengulas semua tentang gadis dan wanita yang bakalan bikin kamu tahu

,

Hari Perlindungan Lapisan Ozon Sedunia



Tanggal 16 September ditetapkan oleh Majelis Umum Persatuan Bangsa-Bangsa sebagai Hari Perlindungan Lapisan OzonSedunia. Ketetapan ini dibuat pada tanggal 19 Desember 1994 untuk memperingati tanggal ketika berbagai negara menandatangani Protokol Montreal tentang zat yang merusak lapisan ozon.
Menjaga lapisan ozon jelas penting bagi seluruh masyarakat bumi. Mengingat fungsi lapisan ozon diantaranya adalah untuk melindungi dari sinar ultraviolet matahari yang dapat menyebabkan kanker. Dalam hal ini lapisan ozon berfungsi sebagai tabir surya bagi bumi dan menyerap sekitar 98% dari sinar UV yang terkenal berbahaya. Oleh sebab itu, salah satu hal yang sangat dikhawatirkan jika terjadi penipisan lapisan ozon adalah meningkatnya jumlah penderita kanker kulit dan katarak. Para ilmuwan dunia telah sepakat bahwa sinar matahari yang diberi nama UV-A dapat menembus kulit bagian dalam yang dapat menyebabkan kanker mematikan, melanoma, dan penuaan dini, go green indonesia.

Menurut berita yang dilansir dari CNN Indonesia 08 Februari 2018, hasi penelitian menemukan masalah baru di atmosfer Bumi. Ketika keadaan ozon di sekitar Antartika membaik, lapisan ozon di sekitar wilayah ekuator justru terabaikan. Ada kekhawatiran dari komunitas ilmuwan bahwa sinar ultraviolet (UV) yang menembus langit non-kutub makin kuat. Sebab, ozon di lapisan stratosfer bawah makin menipis. Padahal di bawah langit tersebut, miliaran orang tinggal di sana. Hasil penelitian yang dimuat jurnal Atmospheric Chemistry and Physics itu menangkap kondisi atmosfer yang terekam selama 30 tahun terakhir.


Mengutip dari laman ScienceMag, Ball dan kolega memanfaatkan data satelit untuk mengetahui kondisi ozon sejak dari permukaan Bumi, troposfer, hingga stratosfer. Hasilnya, ketebalan ozon di stratosfer bawah berkurang 2,2 Dobson unit -satuan yang dipakai untuk mengukur ketebalan ozon. Sementara konsentrasi ozon di stratosfer lapisan atas meningkat 0,8 unit.

Dahulu, kekhawatiran mengenai lapisan ozon yang menipis mengarah di wilaya Antartika. Saat itu zat kimia chlorofluorocarbons (CFC) digadang-gadang menjadi penyebab lubangnya  ozon di atas Antartika sehingga sejumlah negara merasa penting untuk mengendalikannya. Sadar akan bahaya tersebut, muncul traktat internasional bernama Protokol Montreal pada 1989 yang isinya bertekad memulihkan lapisan ozon di Antartika
Para peneliti menyebutkan, lapisan ozon rusak akibat penggunaan Chloro-Flurocarbons(CFCs) yang sering digunakan seperti aerosol, kulkas, AC dan bahan kemasan yang membuat lapisan ozon rusak karena radiasi ultraviolet naik ke stratosfer. Kemudian, radiasi tersebut melepaskan atom klorin yang menghancurkan molekul ozon.

NASA sendiri sejak 12 tahun belakangan telah mengamati secara permanen lubang di lapisan ozon dengan satelit Aura. Penipisan ozon ini akibat pada suhu dingin, yang berarti bervariasi dengan cuaca dari tahun ke tahun, sehingga perubahan dari waktu ke waktu sulit dipelajari. So, buat ngelindungin lapisan ozon salah satu hal yang bisa kita lakukan sebagai makhluk bumi ini adalah dengan meminimalisir penggunaan Chlorofluorocarbons (CFC).

Berikut nih beberapa cara yang bisa kita lakukan agar lapisan ozon kita tidak makin menipis
1. Buang dengan baik lemari es, mesin pembeku (freezer), dan pengatur suhu ruangan (AC) yang dibuat sebelum tahun 1995. Alat-alat tersebut menggunakan klorofluorokarbon untuk memfungsikannya, sehingga jika ada kebocoran akan melepaskan bahan kimia tersebut ke atmosfer, menggunakan pembersih dalam rumah tangga yang bersahabat.
2. Gunakan produk pembersih yang natural adalah cara yang tepat untuk mencegah penipisan ozon. Banyak dari produk pembersih dalam rumah tangga yang menggunakan bahan-bahan kimia yang dapat merusak ozon.


3. Menghindari penggunaan pestisida. Pestisida adalah solusi yang paling mudah untuk menghilangkan hama pada tanaman. Namun dampak yang diberikan oleh pestisida terhadapa lingkungan sangat buruk. Menggunakan pembasmi hama yang terbuat dari bahan-bahan alami adalah tindakan yang paling baik untuk menyelamatkan lapisan ozon.

Share:
Read More
,

Hari Olah Raga Nasional 2018





Sejak tahun 1948, Indonesia telah mulai memperingati Hari Olah Raga Nasional atau Haornas. Setiap tahunnya, demi memberikan acara yang menghibur masyarakat, dipilihlah tempat dan tema yang berbeda-beda. Seperti tahun 2017, Magelang yang kala itu menjadi tuan rumah Hari Olah Raga Nasional/Haornas, mengusung tema 'Olahraga Menyatukan Kita'.

Tahun ini Hari Olah Raga Nasional jatuh pada tanggal 9 September, giliran Ternate yang dipilih untuk menjadi tuan rumah Hari Olah Raga Nasional / Haornas, yang dimulai dari tanggal 7 September, hingga puncaknya 9 September. Tahun ini, temanya adalah "Ayo Olahraga Bangun Indonesia".

Euforia Asian Games 2018 masih terasa sampai sekarang. Indonesia telah berhasil menjadi tuan rumah dan penyelenggara perhelatan akbar Benua Asia dengan sangat baik. Selain itu, kontingen Indonesia juga mencatatkan namanya pada klasemen empat besar perolehan medali.

Inasgoc (Indonesia Asian Games Organizing Committee) selaku penyelenggara Asian Games 2018 mendapat banyak apresiasi dari berbagai organisasi olahraga dunia, disamping itu terdapat salah cabang olah raga yang mampu mengangkat nama Indonesia dalam kancah olah raga Asia.

Peraih Medali Termuda di Asian Games 2018

Raden Ajeng Kartini, pahlawan yang melekat di hati kaum wanita Indonesia dan dimata dunia tentunya, sebagai pahlawan emansipasi wanita. Meski bergelar raden ajeng, tak sekalipun beliau peduli bahkan meminta dipanggil Kartini saja, beliau ingin menunjukkan bahwa semua orang sama, tidak dibedakan oleh pangkat, jabatan atau gelar bangsawan. Kartini menyuarakan perubahan, membawa perjuangan perempuan pada fase yang baru, tidak sekadar menuntut pengakuan namun juga mengklaim keberadaan wanita dalam kehidupan bangsa Indonesia. 

Nah, Saat ini kita bisa melihat kemajuan para wanita Indonesia dengan indikasi pekerjaan, jabatan, atau aktivitas yang notabene diduduki oleh kaum laki-laki sudah banyak yang diduduki juga oleh kaum wanita. Luar biasa kan, bisa dibilang pahlawan emansipasi zaman now..!!

Salah satunya nih potret perempuan Indonesia yang sudah menjadi sosok berprestasi sejak usia belia. Nyimas Bunga Cinta, gadis cilik 12 tahun yang menjadi atlet termuda Indonesiadi Asian Games 2018. Kiprahnya melambung tinggi seiring dengan perolehan medali perunggu di ajang bergengsi yang telah melakukan close ceremony 2 September 2018 lalu.
Nyimas Bunga, menjadi Nyimas menjadi satunya-satunya skateboard berhijab yang meraih podium kemenangan di final skateboard putri. Kehadiran Bunga nyimas Cinta dengan hijabnya seakan mengubah mindset kebanyakan orang mengenai skateboard yang identik dengan kehidupan jalanan, lelaki bertato, dan ugal-ugalan. FYI aja sih, bahkan di Amerika Serikat yang notabene adalah negara asal olahraga ekstrim ini, skateboarder masih dicap sebagai perusuh karena kerap merusak fasilitas umum.

Nyimas Bunga mengikuti pertandingan Asian Games 2018 di dua kategori perlombaan yaitu yaitu Skateboard Women's Park dan kelas Skateboard Women's Street. Dan gadis cilik yang murah senyum ini berhasil menghadiahkan 1 medali perunggu untuk Indonesia dikategori Skateboard Women's Street. Saat ini, Nyimas Bunga masih duduk di bangku SMPN 20 Kramat Jati Jakarta. Bakat Skateboardnya terasah dari kecil. Ia mulai berlatih di usia 8 tahun. Di usia 10 tahun, ia telah berhasil menjuarai Indonesia Urban Sport Festival 2016. Kala itu Bunga berhasil menguasai teknik kick flip untuk pertama kali

Gadis kelahiran 13 April 2006 ini sebagai skateboarder termuda yang meraih medali di pesta olahraga antar-bangsa di Asia. Prestasi gemilangnya itu menjadi kado terindah bagi ibundanya yang tepat pada tanggal 29 Agustus sedang berulang tahun.
Bertanding dibawah terik matahari Palembang, Nyimas menunjukkan potensinya sebagai skateboarder berbakat dan bermental juara di nomor street (jalanan). Dengan menggunakan hijab warna putih, ia tampil percaya diri di final dengan sukses melakukan trik seperti fs kickflip over the ramp dan stalefish.

Trik tersebut cukup sulit untuk ukuran atlet belia, dan Nyimas akhirnya mendapatkan medali perunggu dengan perolehan 19,8 poin. Sedangkan peraih medali emas adalah Margielyn Didal dari Filpina dengan 30,4 poin dan kaya Isa dari jepang dengan 25,00 poin.
Meski berada di ranking 3, pencapaian ini sudah cukup bagus untuk Nyimas karena dua peraih medali lainnya merupakan atlet yang sudah punya jam terbang tinggi. Margelyn berumur 19 tahun dan Kaya Isa berumur 17 tahun.

Diusia yang maasih menginjak 12 tahun tersebut, menjadi peluang bagi generasi emas penerus bangsa ini untuk terus mengepakkan sayap,terus melatih skill agar semakin siap untuk mengikuti pertandingan-pertandingan selanjutnya. Dan Nyimas Bunga ini bisa jadi panutan dan motivasi gadis-gadis cilik Indonesia lainnya lho ya..bahwa berawal dari melatih bakat atau hobby yang kita sukai dengan sungguh-sungguh, bukan tidak mungkin akan menoreh prestasi gemilang dikemudian hari.


Share:
Read More